Tanda-tanda Kehamilan

Tanda Tanda Kehamilan

Biasanya pasangan yang belum lama menikah belum mengetahui dengan pasti tanda-tanda kehamilan. Jadi, untuk mengetahui apakah sang istri hamil atau tidak, mereka menggunakan tester kehamilan. Sebenarnya kehamilan cukup mudah untuk dideteksi tanpa harus menggunakan tester.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda kehamilan:

Mual dan Muntah

Mual dan muntah di pagi hari dialami oleh 50% wanita yang sedang hamil. Hal ini dipicu oleh meningkatnya hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) di dalam aliran darah secara tiba-tiba. Akibat dari peningkatan hormon ini bisa berupa rasa mual, dan rasa pedih di perut. Mual dan muntah paling sering terjadi di pagi hari. Karena itulah hal ini sering disebut dengan morning sickness. Tapi sebenarnya, mual dan muntah dapat terjadi selain di pagi hari, misalnya saat wanita yang sedang hamil mencium bau tertentu. Biasanya, mual dan muntah di pagi hari baru hilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua. Jika wanita yang sedang hamil masih merasakannya pada trimester kedua kehamilan, sebaiknya hal itu segera dikonsultasikan ke dokter, karena mungkin saja merupakan tanda gangguan kehamilan.

Pembesaran Pada Payudara

Karena produksi hormon progesteron dan esterogen meningkat, payudara wanita yang sedang hamil akan membesar. Selain itu, kondisi payudara juga berubah menjadi semakin lembut. Seiring dengan perubahan tersebut, payudara juga menjadi lebih sensitif. Jika dipegang, biasanya payudara akan terasa nyeri atau bahkan sakit. Pada payudara, pembuluh vena biasanya terlihat dengan cukup jelas. Puting susu juga mengalami pembesaran, dengan warna yang menjadi semakin gelap.

Bercak Darah dan Kram Perut

Pada wanita yang sedang hamil, ada bercak darah yang muncul sebelum waktu menstruasi yang berikutnya. Ini disebabkan oleh menempelnya embrio pada dinding rahim, yang juga dikenal sebagai tahap implantasi. Terkadang, wanita yang sedang hamil tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil, dan mengira bahwa bercak darah yang dialami adalah menstruasi. Biasanya, setelah keluar bercak darah, terjadi kram perut. Hal ini dapat terus berlanjut sampai kehamilan sampai pada trimester kedua.

Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil adalah salah satu dari tanda-tanda kehamilan yang sering terlewatkan karena memang susah untuk dibedakan. Pada wanita yang sedang hamil, rasa ingin buang air kecil menjadi sering muncul karena hormon kehamilan meningkat. Selain itu, kandung kemih memang menjadi lebih cepat dipenuhi oleh urine, dan janin yang tumbuh di dalam rahim menekannya. Sebaiknya wanita yang sedang hamil tidak menahan buang air kecil, walaupun terkadang rasa ingin buang air kecil yang sering muncul cukup mengganggu.

Rasa Mengantuk dan Lelah

Wanita yang sedang hamil biasanya sering merasa mengantuk dan lelah. Ini disebabkan oleh meningkatnya aktivitas dari organ-organ seperti jantung, ginjal, dan paru-paru. Organ-organ tersebut bekerja lebih berat karena mencukupi kebutuhan sang ibu dan bayinya.

Sakit Kepala

Sakit kepala adalah hal yang banyak dialami oleh para wanita yang sedang hamil. Selain faktor fisik, seringkali hal ini juga disebabkan oleh faktor emosional, seperti depresi dan perasaan tegang.

Meningkatnya Produksi Air Ludah

Karena perubahan hormon esterogen, biasanya pada saat kehamilan berada pada trimester pertama, wanita yang sedang hamil mengalami peningkatan produksi air ludah. Kondisi ini dapat berlangsung sampai menjelang trimester kedua kehamilan.

Sembelit

Pada wanita yang sedang hamil, terjadi peningkatan hormon progesteron. Peningkatan hormon ini menyebabkan mengendurnya otot dinding usus, sehingga buang air besar menjadi susah, atau terjadi sembelit. Masalah ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang tepat.

Tags:

tanda kehamilan minggu pertama, tanda hamil minggu pertama, tanda awal kehamilan minggu pertama, tanda hamil 1 minggu, tanda tanda kehamilan minggu pertama, tanda tanda hamil 1 minggu, ciri fisik awal kehamilan, gejala hamil minggu pertama, tanda pasti hamil, tanda tanda awal kehamilan minggu pertama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *